Amerika Serikat menjadi destinasi impian banyak wisatawan Indonesia berkat perpaduan kota metropolitan, landmark ikonik, taman nasional, dan hiburan kelas dunia. Agar perjalanan lebih efisien, menyusun itinerary Amerika perlu dilakukan.
Bagi first timer, menyusun itinerary membutuhkan persiapan yang matang. Jarak antarkota yang cukup jauh membuat kamu perlu memilih transportasi yang efisien, seperti pesawat domestik, kereta, atau transportasi umum.
Sebagai referensi, artikel ini menyajikan contoh itinerary Amerika serikat 2026 selama 10 hari dengan rute East Coast, yaitu New York – Washington DC – Niagara Falls. Yuk, simak informasi lengkapnya!
Mengapa Liburan ke Amerika Serikat di 2026?
Amerika Serikat selalu menawarkan pengalaman baru bagi wisatawan. Selain memiliki destinasi wisata kelas dunia, negara ini juga memiliki sistem transportasi yang memudahkan wisatawan berpindah dari satu kota ke kota lainnya.
Beberapa alasan mengapa Amerika Serikat layak masuk bucket list liburanmu antara lain:
Mengunjungi ikon dunia seperti Statue of Liberty, Times Square, dan Gedung Putih.
Menikmati pertunjukan Broadway di New York.
Menjelajahi museum dan galeri seni bertaraf internasional.
Menikmati pemandangan spektakuler Niagara Falls.
Berbelanja di outlet maupun department store terkenal.
Musim semi (April–Mei) dan musim gugur (September–Oktober) menjadi waktu favorit untuk berkunjung karena cuacanya lebih nyaman dan cocok untuk berjalan kaki menjelajahi kota.
Koneksi internet tetap stabil dan hemat selama liburan ke Amerika bersama Javamifi. Pesan Sekarang via WA
Persiapan Sebelum Berangkat (Visa, Tiket & Asuransi)
Sebelum memesan tiket pesawat, pastikan seluruh dokumen perjalanan telah dipersiapkan. Di antaranya:
1. Visa Amerika Serikat
Warga Negara Indonesia (WNI) wajib memiliki visa untuk berkunjung ke Amerika Serikat. Perlu diketahui bahwa ESTA tidak berlaku bagi pemegang paspor Indonesia, sehingga kamu harus mengajukan visa turis B1/B2 melalui prosedur resmi Kedutaan Besar Amerika Serikat.
2. Tiket Pesawat
Pilih penerbangan dengan tujuan awal New York dan kepulangan dari kota terakhir apabila memungkinkan (open-jaw ticket). Cara ini dapat menghemat waktu dibanding harus kembali ke kota pertama.
3. Asuransi Perjalanan
Walaupun tidak selalu menjadi syarat visa, asuransi perjalanan sangat disarankan. Biaya layanan kesehatan di Amerika Serikat tergolong tinggi sehingga asuransi dapat memberikan perlindungan apabila terjadi keadaan darurat.
4. Kartu Pembayaran
Sebagian besar toko, restoran, maupun transportasi menerima pembayaran menggunakan kartu debit atau kartu kredit internasional. Tetap siapkan uang tunai secukupnya untuk kebutuhan tertentu.
Itinerary Amerika Serikat 10 Hari
Berikut contoh itinerary Amerika Serikat 10 hari yang bisa kamu jadikan referensi:
Hari 1 – Tiba di New York
Setelah tiba di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK), gunakan kereta AirTrain dan subway atau taksi menuju hotel.
Sore hari dapat dimanfaatkan untuk berjalan-jalan di kawasan Times Square sambil menikmati suasana malam New York yang selalu ramai.
Hari 2 – Menjelajahi Ikon New York
Mulailah perjalanan menuju Statue of Liberty, salah satu landmark paling terkenal di Amerika Serikat. Setelah itu, lanjutkan ke Ellis Island untuk melihat sejarah kedatangan para imigran.
Siang hari, berjalan kaki menuju kawasan Wall Street, melihat Charging Bull, lalu menikmati panorama kota dari One World Observatory.
Hari 3 – Central Park & Broadway
Hari ketiga cocok digunakan untuk menikmati sisi lain New York. Mulailah pagi dengan berjalan santai di Central Park, kemudian lanjutkan ke Fifth Avenue untuk melihat deretan toko terkenal.
Sore hari, kunjungi Empire State Building sebelum menutup malam dengan menyaksikan pertunjukan Broadway jika sesuai dengan budget perjalananmu.
Hari 4 – Menuju Washington DC
Perjalanan dari New York menuju Washington DC dapat ditempuh menggunakan kereta atau bus antarkota. Kamu bisa mengunjungi National Mall, area yang dipenuhi berbagai monumen bersejarah seperti Lincoln Memorial dan Washington Monument.
Hari 5 – Wisata Sejarah
Hari kelima diisi dengan mengunjungi beberapa ikon ibu kota Amerika Serikat, seperti:
Gedung Putih (White House)
Capitol Building
Smithsonian National Museum
National Gallery of Art
Hari 6 – Menuju Niagara Falls
Hari keenam dimulai dengan perjalanan menuju Niagara Falls, salah satu destinasi alam paling terkenal di Amerika Serikat. Kamu bisa memilih pesawat domestik menuju Buffalo atau menggunakan kereta maupun bus jika ingin menikmati perjalanan darat.
Hari 7 – Menikmati Keindahan Niagara Falls
Hari ketujuh kamu bisa mengeksplorasi kawasan Niagara Falls lebih dalam. Beberapa aktivitas yang populer antara lain:
Naik kapal wisata Maid of the Mist untuk melihat air terjun dari jarak dekat.
Mengunjungi Cave of the Winds dan merasakan derasnya aliran air dari dekat.
Berfoto di Prospect Point Observation Tower.
Bersantai di taman sekitar sambil menikmati pemandangan Sungai Niagara.
Hari 8 – Kembali ke New York
Setibanya di New York, manfaatkan waktu untuk berbelanja oleh-oleh di kawasan seperti:
Macy's Herald Square
Woodbury Common Premium Outlets
Chelsea Market
Rockefeller Center
Kamu juga bisa mencicipi berbagai kuliner khas New York sebelum melanjutkan agenda berikutnya.
Hari 9 – Menjelajahi Sudut Lain New York
Hari terakhir sebelum pulang dapat dimanfaatkan untuk mengunjungi beberapa tempat yang belum sempat didatangi.
Rekomendasi destinasi antara lain:
Brooklyn Bridge untuk menikmati pemandangan Manhattan.
DUMBO yang terkenal sebagai spot foto ikonik.
Chelsea Market untuk wisata kuliner.
High Line Park, taman kota yang dibangun di atas bekas jalur kereta.
Suasana santai di kawasan ini cocok untuk menutup perjalananmu di Amerika Serikat.
Hari 10 – Persiapan Kepulangan
Luangkan waktu untuk memastikan seluruh barang bawaan telah lengkap sebelum check-out hotel. Jika jadwal penerbangan masih cukup longgar, kamu dapat menikmati sarapan di kafe sekitar hotel atau membeli oleh-oleh terakhir sebelum menuju bandara.
Pastikan juga seluruh dokumen perjalanan, paspor, serta tiket pesawat mudah diakses agar proses check-in berjalan lancar.
Estimasi Budget Liburan Amerika Serikat
Besarnya biaya liburan ke Amerika bergantung pada musim, kota tujuan, dan gaya perjalanan. Berikut estimasi budget untuk satu orang selama 10 hari.
Kebutuhan | Estimasi Biaya |
Tiket pesawat Indonesia–AS PP | Rp18.000.000–30.000.000 |
Hotel (9 malam) | Rp15.000.000–27.000.000 |
Transportasi lokal & antarkota | Rp5.000.000–9.000.000 |
Makan | Rp5.000.000–8.000.000 |
Tiket atraksi | Rp4.000.000–7.000.000 |
Belanja & kebutuhan lain | Rp3.000.000–8.000.000 |
Estimasi total budget: sekitar Rp50.000.000–89.000.000 per orang, tergantung pilihan maskapai, hotel, dan aktivitas selama perjalanan.
Tips Transportasi Selama di Amerika Serikat
Transportasi di Amerika Serikat cukup beragam sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan rute perjalanan.
Beberapa pilihan yang umum digunakan wisatawan meliputi:
Subway untuk berkeliling New York dengan cepat dan hemat.
Bus kota sebagai alternatif transportasi di berbagai kota besar.
Kereta antarkota untuk perjalanan seperti New York–Washington DC.
Pesawat domestik jika ingin menghemat waktu saat berpindah ke kota yang jaraknya jauh.
Ride-hailing atau taksi untuk perjalanan yang lebih fleksibel.
Sebelum berangkat, unduh aplikasi peta dan transportasi agar lebih mudah mencari rute maupun jadwal perjalanan.
Tips Internet Selama Traveling: eSIM JavaMifi
Internet menjadi kebutuhan penting selama menjelajahi Amerika Serikat. Mulai dari membuka peta digital, memesan transportasi online, mengakses e-ticket, hingga mencari rekomendasi restoran, semuanya membutuhkan koneksi yang stabil.
Agar tetap online sejak tiba di bandara, kamu bisa menggunakan eSIM JavaMifi. Aktivasi dapat dilakukan sebelum keberangkatan sehingga kamu tidak perlu repot mencari kartu SIM lokal setelah mendarat.
Dengan eSIM JavaMifi, kamu dapat:
Mengakses Google Maps untuk navigasi.
Menggunakan aplikasi transportasi online.
Membuka email, boarding pass, dan reservasi hotel.
Tetap terhubung dengan keluarga maupun teman selama perjalanan.
Membagikan momen liburan ke media sosial tanpa bergantung pada Wi-Fi publik.
Informasi paket eSIM untuk Amerika Serikat dapat dilihat melalui website JavaMifi. Jika membutuhkan bantuan memilih paket yang sesuai dengan durasi perjalanan, kamu juga dapat Hubungi JavaMifi via WhatsApp.
Menyusun itinerary Amerika Serikat 10 hari akan membuat perjalananmu lebih terarah dan efisien. Selain dokumen jangan lupa juga menyiapkan koneksi internet yang stabil agar aktivitas selama perjalanan menjadi lebih praktis.
Dengan eSIM JavaMifi, kamu bisa langsung menikmati akses internet sejak tiba di Amerika Serikat tanpa perlu mengganti kartu SIM fisik. Tunggu apalagi? Pesan Sekarang via WA dan dapatkan berbagai berbagai penawarannya.
FAQ Itinerary Amerika Serikat
Apakah WNI memerlukan visa untuk ke Amerika Serikat?
Ya. WNI wajib memiliki visa turis Amerika Serikat (B1/B2) sebelum berangkat. Program ESTA tidak berlaku bagi pemegang paspor Indonesia.
Berapa lama waktu ideal untuk liburan di Amerika Serikat?
Durasi 10 hari sudah cukup untuk mengunjungi beberapa destinasi populer seperti New York, Washington DC, dan Niagara Falls dengan itinerary yang terencana.
Kapan waktu terbaik mengunjungi Amerika Serikat?
Musim semi (April–Mei) dan musim gugur (September–Oktober) menjadi waktu favorit karena cuaca lebih nyaman untuk berwisata dan menikmati aktivitas luar ruangan.
Berapa budget liburan ke Amerika Serikat?
Untuk perjalanan selama 10 hari, siapkan anggaran sekitar Rp50 juta hingga Rp89 juta per orang, tergantung pilihan penerbangan, akomodasi, serta aktivitas yang dilakukan.
Apakah perlu menggunakan eSIM saat traveling di Amerika Serikat?
Sangat disarankan. Dengan eSIM, kamu bisa langsung terhubung ke internet begitu tiba di Amerika Serikat sehingga lebih mudah mengakses navigasi, transportasi, tiket digital, dan berbagai kebutuhan perjalanan lainnya.


