Panduan Lengkap Cara Mengurus Visa Schengen 2026
25 Juni 2026|Oleh JavaMifi|6 menit baca

Untuk mengunjungi wilayah schengen, kamu perlu memerlukan visa schengen. Saat ini terdapat kebijakan baru terkait visa tersebut, yakni visa cascade. Kebijakan yang mulai berlaku sejak Juli 2025 tersebut khusus untuk multi-entry visa.
Dengan kebijakan baru tersebut visa kamu akan lebih powerful dan status validnya berlaku lebih lama. Sehingga kamu tidak perlu apply berulang kali. Namun, untuk saat ini mari memahami cara daftar visa Schengen secara umum.
Cara Mengurus Visa Schengen
Cara daftar visa Schengen sebenarnya tidak sulit. Asalkan kamu memahami syarat visa Schengen yang dibutuhkan. Jangan khawatir, dalam artikel ini kamu akan mendapatkan informasinya. Silakan disimak ya.
Apa Itu Visa Schengen?
Sebelum memahami visa Schengen mari memahami wilayah Schengen tersebut terlebih dahulu. Jadi wilayah Schengen merupakan wilayah spesifik. Di dalamnya ada 29 negara Eropa.
Wilayah tersebut menghapus semua kontrol perbatasan yang dimiliki. Sejarahnya dimulai dari tahun 1985 ketika Jerman, Belgia, Luxemburg, Perancis, dan Belanda menandatangani perjanjian bebas visa tanpa adanya pengawasan bea cukai pada perbatasan negara tersebut.
Nah visa Schengen ini perlu kamu miliki agar bisa mengunjungi wilayah Schengen. Baik untuk berpariwisata, perjalanan bisnis, pekerjaan, atau tujuan lainnya.
Negara yang Masuk Zona Schengen
Agar kamu tidak bingung negara mana saja yang masuk wilayah Schengen, berikut daftarnya:
Eropa Selatan: Portugal, Spanyol, Malta, Italia, dan Yunani
Eropa Barat: Belgia, Perancis, Belanda, Luxemburg, dan Jerman
Eropa Utara: Norwegia, Denmark, Islandia, Swedia, dan Finlandia
Eropa Tengah: Ceko, Polandia, Slovakia, Austria, dan Hongaria
Eropa Timur dan Baltik: Kroasia, Slovenia, Bulgaria, Romania, Lithuania, Estonia, dan Latvia
Lainnya ada Swiss dan Liechtenstein
Syarat Dokumen Visa Schengen
Sebelum kamu mengajukan visa Schengen, pastikan memenuhi dokumen sebagai syarat pengurusan.
Dokumen yang tertulis dalam Bahasa Indonesia harus kamu terjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Tunjuk penerjemah profesional dan berlisensi. Berikut adalah dokumen syarat visa Schengen:
1. Dokumen Bersifat Wajib
Untuk dokumen wajib ini, kamu perlu menyiapkan:
Pas foto berukuran 35x45 mm dengan latar belakang putih polos. Pastikan foto yang kamu gunakan masih baru dan jelas.
Paspor yang berlaku minimal 3 bulan setelah tanggal kepulangan kamu dari wilayah Schengen.
Formulir aplikasi visa. Bisa form online yang kamu cetak atau diisi langsung ketika submit.
Bukti akomodasi seperti surat undangan dari host, booking hotel, atau reservasi airbnb
Bukti rencana perjalanan seperti itinerary atau reservasi sementara. Sedangkan untuk tiket tidak harus kamu beli terlebih dahulu.
Asuransi perjalanan dengan coverage minimal €30.000
2. Dokumen Pekerjaan dan Keuangan
Sementara itu untuk dokumen terkait pekerjaan dan keuangan sebagai berikut:
Surat keterangan bekerja dari perusahaan. Di dalam surat harus mencantumkan gaji, posisi, dan durasi bekerja
Rekening koran dari 3-6 bulan terakhir dengan minimal saldo €450 atau sekitar Rp7.500.000. Dokumen ini sebagai penunjuk kapasitas finansial.
Slip gaji terbaru
Surat izin usaha dan laporan keuangan bagi self-employed atau wirausahawan
Surat keterangan mahasiswa atau enrollment letter untuk pelajar
Bukti kepemilikan aset seperti kendaraan, properti, atau investasi yang menunjukkan ties to Indonesia
Koneksi internet lancar di wilayah Schengen: Pesan Sekarang via WA
Cara Daftar & Proses Pengajuan
Setelah dokumen syarat visa Schengen kamu siapkan, selanjutnya kamu bisa melakukan pendaftaran. Berikut cara daftar visa Schengen:
1. Pengajuan Permohonan
Langkah pertama, kamu perlu mengajukan permohonan kepada negara tujuan. Kunjungi website kedutaan negara yang ingin kamu tuju. Kemudian pelajari beberapa ketentuannya.
Selain kedutaan, kamu juga bisa mengajukan permohonan melalui agen VFS Global. Khusus untuk Perancis, terdapat agen bernama TLS Contact. Pengajuan bisa kamu lakukan minimal 15 hari kerja sebelum berangkat.
2. Menentukan Janji Temu
Jika kamu mengajukan pembuatan visa Schengen melalui agen, maka kamu perlu membuat janji temu. Sesuaikan saja dengan waktu luang kamu. Nanti pihak agen akan memberikan jadwal dan nomor antreannya.
3. Kumpulkan Dokumen Syarat Visa Schengen
Cara daftar visa Schengen selanjutnya kamu perlu mengumpulkan berbagai dokumen ke kantor kedutaan. Namun jika kamu mengajukan lewat agen VFS, maka pendaftaran dilakukan pada website mereka.
Pihak VFS akan melakukan scan dokumen dan mengambil foto digital serta sidik jari sebagai biometrik. Proses berlangsung kurang lebih 1 jam.
Permohonan melalui VFS menyediakan berbagai layanan mulai dari form filling, premium lounge service, SMS Alerts Service, dan Courier Service
4. Mengikuti Proses Wawancara
Walaupun pengajuan visa kamu lakukan melalui agen, tahap wawancara tetap perlu dilakukan di kantor kedutaan.
Biaya Visa Schengen 2026
Siapkan biaya pembuatan visa Schengen. Berikut estimasi biaya visa Schengen 2026:
Dewasa lebih dari 12 tahun estimasi Rp1.500.000 (€90)
Anak berusia 6-12 tahun estimasinya Rp750.000 (€45)
Anak kurang dari 6 tahun tidak dipungut biaya
VFS Service Fee atau tambahan sekitar Rp330.000-580.000 (€20-35)
Pastikan kamu melakukan pengecekan kurs terkini ya.
Tips Wawancara di Kedutaan
Wawancara visa Schengen memerlukan jawaban yang jelas, konsisten, dan meyakinkan. Berikut beberapa hal yang perlu kamu siapkan:
Menghafal itinerary perjalanan misalnya negara yang akan dikunjungi, tanggal berangkat dan pulang, kota tujuan, tujuan wisata utama, dan tempat menginap.
Memahami sumber dana dan pastikan jawabannya sesuai dengan rekening koran, slip gaji, atau sponsor letter
Tunjukkan ikatan dengan Indonesia karena biasanya petugas ingin memastikan kamu tidak overstay.
Menjawab dengan singkat dan konsisten.
Berpakaian rapi dan profesional karena first impression tetap berpengaruh.
Jangan lupa melakukan latihan untuk mengurangi gugup dan meningkatkan percaya diri sehingga kamu lebih tenang dalam menjawab.
Waktu Proses & Validitas Visa
Estimasi pemrosesan pengajuan visa Schengen bermacam-macam bergantung kondisi. Berikut beberapa estimasinya:
Normal dengan aplikasi lengkap dan simple case butuh antara 15-21 hari kerja
Peak season sekitar April hingga September atau dokumen yang kamu bawa kurang jelas membutuhkan waktu 21-30 hari kerja
Terdapat additional document request atau investigasi membutuhkan waktu sampai 45 hari
Kamu bisa melakukan pengajuan visa minimal 4 hingga 6 minggu sebelum berangkat.
Internet di Eropa: eSIM JavaMifi
Kunjungan ke luar negeri termasuk wilayah Schengen membutuhkan koneksi internet karena kamu mungkin membutuhkan Google Maps, translate, urusan transaksi pembayaran, atau tetap terhubung dengan rombongan.
Serahkan semua urusan tersebut pada eSIM JavaMifi. Dengan eSIM Traveling JavaMifi, kamu tidak perlu repot berganti paket setiap kali berpindah negara di Eropa. Cukup satu eSIM, kamu sudah bisa menikmati koneksi internet di berbagai negara Eropa yang tercakup dalam paket yang sama.
Terdapat tiga jenis produk yang tersedia yakni Unlimited, Fiexed Quote, dan Local Plan. Kamu bisa Pesan Sekarang via WA atau mengunjungi JavaMifi dan checkout paket sesuai kebutuhan kamu.
Jalan-jalan ke wilayah Schengen tanpa khawatir koneksi internet: Hubungi JavaMifi via WhatsApp
FAQ Visa Schengen
Berikut beberapa FAQ terkait visa Schengen:
Berapa Lama Visa Schengen Berlaku?
Tergantung keputusan dari kedutaan. Ada yang sesuai tanggal perjalanan, single entry, double entry, atau multiple entry.
Apakah Harus Datang Langsung untuk Mengurus Visa?
Iya perlu sidik jari, foto, dan penyerahan dokumen.
Berapa Lama Proses Permohonan Visa?
Bergantung kondisi. Antara 15-45 hari.
Berapa Estimasi Biaya Permohonan Visa?
Antara €20 hingga €90


